My Words' Journey

  • Ceritaku /
    16 Feb 2015

    Mudahnya Membuka Rekening Online

    Mudahnya membuka rekening online sekarang kayaknya jadi pertimbangan utama deh saat mau buka rekening baru lagi. Kayak banyak duit aja nih buka rekening melulu ;) Sebenarnya ini lebih karena kepastian pemisahan dana aja sih. Kebetulan di kampung saya jadi penanggung jawab untuk suatu perkumpulan yang mengharuskan saya menyimpan uang. Nggak banyak-banyak amat sih, cuma ya ituuuu… karena bukan dana pribadi takut aja gitu kalau saya barengin nabungnya di rekening yang lama. Enaknya nabung di mana yaaa… Yang enggak pake ribet ngantri maupun terseok-seok datang ke banknya, secara tiap hari saya rada repot kalau harus pergi ke bank untuk bikin rekening baru ini. Dapet informasi dari sesama teman blogger nih kalau di Bank Sinarmas kita bisa merasakan mudahnya membuka rekening online
  • Ceritaku /
    21 Jul 2014

    Memaksimalkan Ruang Sempit

    Kemampuan memaksimalkan ruang sempit sepertinya kini sudah menjadi urgensi tersendiri. Mahalnya nilai hunian membuat kita sering ‘terpaksa’ memiliki rumah dengan ruangan sempit yang harus kita optimalkan kegunaannya. Beberapa tips dari Lamudi ini saya coba terapkan di rumah dan memang pas sekali untuk memaksimalkan ruang sempit yang ada di rumah : Menggunakan warna terang bagi ruangan, baik itu tembok maupun perabotan. Warna terang dapat memberikan kesan lebih lapang pada ruang sempit yang kita miliki. Kadang memang akan tergoda untuk menggunakan warna-warna yang cozy, tetapi justru warna teranglah yang dapat memberikan pantulan cahaya lebih banyak sehingga ruangan akan terasa lebih luas. Penggunaan rak buku sebagai pemisah. Hobi membaca dari semua penghuni rumah membuat
  • Ceritaku /
    4 May 2014

    Situ Pernah Jadi Buruh?

    Situ pernah jadi buruh? Kalau belum pernah, nggak usah sok ngomentarin deh saat kaum buruh turun ke jalan di May Day ini. Tau nggak sejarahnya May Day itu gimana? Kalau belum tau, silakan saja search dengan baik sebelum merasa layak memberikan komen atas perjuangan buruh ini. Kenapa sih saat buruh turun ke jalan kalian pada nyinyir? Mengatakan kami tak ada kerjaan lah, di-setting oleh oknum tertentu, jadi demonstran bayaran, dan berbagai tuduhan keji lainnya. Padahal di bawah matahari yang meranggas di siang terik itu aku dan teman-teman seperjuanganku benar-benar menuntut hak kami untuk sejahtera secukupnya saja. Kenapa yang kalian lihat hanya masalah uang kosmetik dan parfum itu saja? Itu kan bukan tuntutanku dan teman-temanku di sini. Entah siapa itu yang menggulirkannya, yang jelas t
  • Ceritaku /
    22 Mar 2014

    Pada Semangkuk Mie Hangat

    Pada semangkuk mie hangat kubertanya, apakah dia juga ada untuk saudara-saudaraku di luar sana, yang sedang meneguhkan iman dan badan saat mengais rejeki? Di sana, di tengah derasnya air yang tercurah dari langit. Pagi ini hujan sepertinya mewakili kucuran rejeki yang terus membasahi bumi. Hujan yang juga mewakili luapan amarah semesta pada manusia yang kian murka. Hujan yang sering dikeluhkan oleh seseorang yang kini bersyukur atas hadirnya semangkuk mie kuah hangat. Mengeluh. Selalu saja sibuk mengeluh. Ini itu beban yang harus ditanggung. Harus mengurus keluarga, harus bekerja, harus berkegiatan ini itu. Kehujanan pula. Masya Allah, sungguh tak ada bersyukurnya sama sekali. Coba, mau apa tidak menggantikan abang penata batu di pekerjaan konstruksi itu. Itu tuh yang keliatan dari jende

Blog Owner

Uniek Kaswarganti
uniek_s@yahoo.com

Recent Post

Recent Comments