My Words' Journey

  • Blog Contest / keluarga /
    6 Nov 2014

    Ibu : Refleksi Kebahagiaan Maksimal

    “Uti…. mau berangkat latihan Pramuka nih, sanguni donk…” (red : sanguni berarti minta uang saku) “Aku mau bobok sama Uti, Uti ndak usah pergi-pergi yaaa…” “Uti nanti oleh-olehnya, jangan lupa.” Widih, riuh sekali ini ya, sepertinya ada seorang nenek yang hobinya dipalakin cucunya ;) Iya, ibu saya memang sehari-harinya selalu digerecokin cucu-cucunya. Ya kedua anak saya yang super lincah itu deh tersangkanya ;) Berhubung dari pagi hingga sore kedua anak ini saya tinggal pergi bekerja, walhasil nenek / utinya lah yang harus ikhlas menanggung kehebohan tak terkira ini :D Meskipun kedua anak saya ini berjeda umur sekitar 5 tahun, tak berarti dunia bisa aman sentosa dan tentram ;) Adaaa saja hal-hal kecil yang bisa membuat mereka berdua b
  • Blog Contest /
    12 Oct 2014

    Terpaksa Gugur

    Saat yang lain masih asyik bercanda dengan udara, ku tak mampu lagi bertahan. Terpaksa gugur oleh sengatan matahari yang meranggas, terpuruk layu mendambakan segarnya air. Mungkin tuan dan nyonyaku lupa, gembor air mereka tak juga mengunjungiku. Sampaikan salam ceriaku pada seluruh isi dunia, wahai kawan baikku. Ku kan merindukanmu selalu…. Turnamen Foto Perjalanan Ronde ke-50
  • Blog Contest /
    18 Aug 2014

    Tak Sekedar Kerupuk

    Salah satu lomba tujuh belasan yang populer adalah lomba makan kerupuk. Bila kita cermati, lomba semacam ini tak sekedar berpacu menjadi yang paling cepat dan mengejar hadiah. Selain mengasah kesigapan dan motorik anak, ada satu hal yang tak boleh kita lupa. Kecanggihan gadget telah banyak menggusur kebersamaan anak dengan teman-temannya. Nah, saat perayaan kemerdekaan yang diwarnai dengan berbagai lomba ini, anak dapat kembali mereguk indahnya bermain bersama teman sebaya. Yang penting rame, yang penting hepiiii… Jadi, tak sekedar soal kerupuk saja kan? ;) Foto diambil tgl 16 Agustus 2014 saat malam tirakatan di tempat tinggal penulis. Foto ini diikutsertakan dalam #GolokalPhotoContest1
  • Blog Contest /
    25 Jul 2014

    Meski Putih Kita Berbeda

    Meskipun mukena kita berbeda coraknya, tak ada yang akan menghalangi ketulusan kita melafazkan doa kepada Sang Maha Pencipta. Biarpun putih warna mukena kita tak sama, apalah yang sanggup memisahkan kedekatan tali silaturahim kita. Bahkan oleh berbagai sindiran tentang warna mukena yang kini kian berwarna-warni. Apalah arti berbeda itu bila kita tak niatkan semuanya untuk berpamer diri. Mari tuntaskan Ramadhan ini dengan penuh suka cita. Insya Allah semua niatan kita lillahi ta’ala. Foto ini diambil tanggal 24 Juli 2014, saat jeda setelah rakaat ke-12 tarawih di mushola Baitul Mujahiddin, depan rumah saya persis :) Foto ini diikutsertakan dalam Lomba Foto Blog The Ordinary Trainer

Blog Owner

Uniek Kaswarganti
uniek_s@yahoo.com

Recent Post

Recent Comments